NARARYA WIJAYA CDMP, AP., S.KH

Menggali Khazanah dan Kearifan

Panduan Merawat Kucing Persia untuk Pemula

17 October 2016 - dalam Agrobisnis dan Kedokteran Hewan Oleh nararya-wijaya-fkh07

Kucing Persia adalah salah satu kucing ras yang dalam pemeliharaannya butuh perhatian khusus. Tapi, tenang saja tujuh tips berikut ini akan membantu kamu melewati hari-hari bersama sahabat berbulumu.

Jaga suhu dan kelembaban ruangan

Suhu dan kelembaban sangat memengaruhi kesehatan Kucing Persia yang punya bulu panjang dan lebat. Suhu yang dingin (20-24oC) membantu bulunya tumbuh baik, tak mudah rontok dan kelembaban ideal (40%-50%) membantu membunuh bakteri yang ada di ruangan.

Grooming kucing rutin

Kucing Persia harus di-grooming secara teratur setidaknya satu kali seminggu. Kalau kamu grooming sendiri di rumah, pastikan kamu memakai sampo kucing yang sesuai, misalnya gunakan sampo kucing anti kutu jika kucingmu terjangkit kutu dan sampo kucing biasa jika sudah nggak berkutu. Setelah dimandikan, segera keringkan bulu dengan hair dryer. Pastikan kamu juga menyisir bulunya setiap hari dengan begitu bulu tidak kusut dan bulu-bulu yang sudah mati bisa terangkat – tidak berisiko tertelan kucing ketika ia menjilati tubuhnya. Grooming kucing sendiri bagus juga untuk membangun ikatan emosional antara kamu dan si meong.

Rutin bersihkan bagian wajah dan bagian mulut

Bagian tubuh tertentu Kucing Persia yang membutuhkan perhatian khusus dan rutin, yaitu wajah, mulut dan telinga. Kucing ras ini kerap mengalami mata berair. Jika nggak dibersihkan setiap hari, bulu disekitar mata akan kotor dan menyebabkan iritasi. Mulut juga membutuhkan perhatian rutin, terutama jika kucingmu mengonsumsi makanan basah yang berpotensi besar menyebabkan kucing terjangkit masalah mulut seperti gusi bengkak dan karang. Bersihkan gigi kucing setidaknya dua hari sekali. Pastikan juga kuping kucingmu bebas dari parasit earmite

Beri makanan dan minuman yang sesuai

Sediakan tempat yang nyaman

Pada dasarnya Kucing Persia punya kepribadian yang tenang, suka tidur, ramah dan nggak terlalu butuh banyak perhatian. Tapi, bagaimana pun juga ia tetap membutuhkan perhatian dan tempat yang nyaman. Sesekali luangkan waktu untuk memanjakannya dengan bermain bersama. Berikan mainan kucing yang menarik dan menstimulusnya untuk aktif.

Bersihkan litter box

Kucing adalah hewan yang cinta kebersihan. Kucingmu nggak akan mau buang air di litter box jika kondisinya sudah penuh dengan kotoran. Dengan begitu ia akan mencari tempat lain di area rumahmu untuk buang air. Tentu kamu nggak mau itu terjadi bukan? Makanya, pastikan kamu memeriksa kebersihan litter box. Kalau mau lebih praktis sangat disarankan untuk menggunakan pasir kucing bentonite.

Jangan lupa vaksin dan obat cacing

Vaksin sangat penting untuk mencegah virus berbahaya yang mungkin menjangkiti kucingmu. Idealnya vaksin pertama dilakukan saat kucing berumur dua bulan. Lalu, vaksin kedua dilakukan sebulan setelah vaksin pertama yang gunanya untuk memperkuat kerja vaksin pertama. Setelah itu kucing disarankan untuk divaksin setiap tahun sekali. Cacing amat berbahaya bagi kucing dan kerap gejalanya baru terdeteksi setelah lama terinfeksi. Sebaiknya cegah hal itu dengan memberikan obat cacing setiap tiga bulan sekali.






by petlogue.com




Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Kategori

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Arsip

Blogroll

Counter

World Clock

Widget Box

Counter Flag

Soal CPNS

PRIMBON RAMALAN JODOH

NUMEROLOGI RAHASIA CINTA

Pengunjung

    154.247